Hosen
IAIN Madura
hasta78b@gmail.com

Abstrak
Kehadiran IAIN Madura yang merupakan alih status dari STAIN Pamekasan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2018 tertanggal 5 April 2018 diharapkan dapat membawa angin segar untuk perkembangan ilmu falak di pulau Garam. Satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang ada di Madura ini pada tahun 2017 telah membangun gedung kantor dan perkuliahan baru yang diatasnya sudah disediakan anjungan untuk cikal bakal observatorium. Dengan luas 84 m2, anjungan ini cukup untuk kubah observatorium berdiameter 3 m. Segmen masyarakat yang sangat luas dan beragam menjadi peluang tersendiri dalam pengembangan observatorium di IAIN Madura. Namun di sisi lain tantangan justru dari kampus sendiri, dimana kurikulum yang ada dirasa kurang memihak terhadap keberlangsungan dan keberadaan observatorium yang menjadi jantungnya Ilmu Falak.
Kata Kunci: observatorium, Madura, pulau garam

Tulisan lengkap silakan didownload di sini : https://drive.google.com/open?id=1Z8riZ5ZGXUHNjhm_LnSRFf5aNfkqy4Vu

Artikel
kantor pusat STAIN Pamekasan, 21, Branta Tinggi, East Java, 69323, Indonesia Map